2015, Seluruh Sekolah Kembali ke Kurikulum 2006


BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) segera menerapkan pelaksanaan kurikulum 2006 kembali. Itu dilakukan menyusul adanya ketetapan pihak kementerian menyangkut penghentian penerapan kurikulum 2013 di sejumlah sekolah di tanah air.

??Berdasarkan pernyataan menteri pendidikan dasar menengah bahwa yang menyelenggarakan kurikulum 2013 yang sudah menjalankan kegiatannya tiga semester, sedangkan Rohil baru satu semester. Berarti kita tak direkomendasikan untuk melaksanakan kurikulum 2013, dan terkait hal ini sampai kini surat resmi dari kementerian belum ada,?? tutur Kepala Dinas Pendidikan Rohil Ir Amiruddin.

Awal 2015 atau memasuki tahun ajaran baru seluruh sekolah berbagai jenjang di Rohil kembali ke kurikulum 2006. ??Tak ada sekolah di Rohil yang masuk ke dalam 6221 sekolah se-Indonesia yang masih menjalankan kurikulum 2013,?? katanya.

Keluhan menyangkut harga buku yang mahal menurutnya anggapan itu masih bersifat relatif….

Baca selengkapnya di:
http://www.riaupos.co/berita.php?act=full&id=59500&kat=3

Baca juga artikel di bawah ini:

Merdeka.com – Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengatakan bahwa pemerintah resmi menunda pemberlakuan Kurikulum 2013. Keputusan ini diambil setelah koordinasi antara Puan dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan, untuk keperluan pengkajian ulang. “Memang saat ini sedang dikaji dulu apakah Kurikulum 2013 itu memang bisa diterapkan oleh semua sekolah,” ujar Puan di Jakarta, Selasa (16/12). Menurut Puan, tidak semua sekolah t…
Di Solo sendiri, mayoritas sekolah justru memilih untuk kembali ke Kurikulum 2006. Hal itu merupakan data Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) yang disampaikan saat rapat kerja dengan Komisi IV, Senin lalu. Ketua Komisi IV Hartanti mengatakan, dengan kondisi tersebut bisa dikatakan pelaku pendidikan di Kota Bengawan belum siap menjalankan metode baru dalam proses belajar mengajar. “Bisa saja guru yang tidak siap menjalankan itu. K13 itu memang menggunakan metode tematik. Guru harus b…
MUNGKID (KRjogja.com) – Ratusan SD dan SMP di lingkungan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah raga (Disdikpora) Kabupaten Magelang, kembali melaksanakan Kurikulum 2006. Hal itu sebagai tindak lanjut atas kebijakan Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar, Anies Baswedan yang menghentikan Kurikulum 2013 (K13). Namun demikian, tidak semua sekolah kembali ke K 2006. Masih ada 16 sekolah yang tetap melaksanakan K13. “Kami berharap, 2019 nanti seluruh sekolah di Kabupaten Magelang sudah melaksanakan…
Kurikulum ada tindak lanjut dari Kementerian No.160 Tentang pemberlakuan Kurikulum 2006 KTSP dan kurikulum 2013. Intinya kurikulum 2013 bukan dihapus, akan tetapi renananya baru diterapkan pada tahun 2019-2020. Rentang waktu itu mulai dari sekarang jajaran kementerian mulai mempersiapkan guru dan lain – lainnya,”ungkap Kusnadi,S.IP,M.Si, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga, Kabupaten Kapuas Hulu, diruang kerjanya, jumat (9/1/2014). Kurikulum 2013, sebetulnya sudah bagus. Akan tetapi set…
Metrotvnews.com, Solo: Meskipun sudah memasuki masa proses belajar mengajar semester genap, namun di Kota Solo baru tingkat SMP saja yang menyelesaikan laporan pilihan penggunaan kurikulum. Masih banyak SD dan SMA belum melaporkan pilihan penggunaan kurikulum, apakah menggunakan kurikulum 2013 atau kurikulum 2006. Menurut Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Pemerintah Kota (Pemkot) Surakrta, Aryo Widyandoko, belum semua SD dan SMA memasukkan data ke sekretariat dinas, seh…
PEKANBARU – Memasuki semester genap, 5 Januari mendatang, semua sekolah di Kota Pekanbaru kembali menetapkan kurikulum 2006, kecuali 36 sekolah yang menjadi pilot project pelaksanaan Kurikulum 2013 (K13). Demikian dikatakan Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru, Abdul Jamal kepada Wartawan, Senin (29/12/2014). Kata dia, 36 sekolah itu sudah menerapkan K13 selama tiga semester belajar. “36 sekolah itu memang sudah dianggap mantap menerapkan K13. Karena dulunya mereka memang sekolah-sekol…
“Kurikulum 2013 adalah harga mati, kembali ke Kurikulum 2006 (KTSP) sama saja dengan buang-buang waktu”. Itulah serangkain kalimat yang dilontarkan oleh perwakilan guru-guru yang ada di kota Malang. Merasa yakin dan siap melanjutkan Kurikulum 2013 tanpa harus menunggu tahun 2018, memaksa mereka harus mendatangi kantor Kemendikbud. Seperti apa antusias guru-guru kota malang terhadap Kurikulum 2013..? yuk disimak berita selengkapnya. Sebagaimana berita yang admin kutip dari jpnn.com ba…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: